Senin, 30 Mei 2011

makalah tentang manajemen operasional

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG MASALAH
Dewsa ini produksi dan operasi adalah unsure penting dalam sebuah perusahaan. Kelangsungan hidup mati suatu perusahaan terdapat pada produksi dan operasinya. Perusahaan dapat berjalan sebagaimana seperti perusahaan lain jika dalam perusahaan tersebut ada kegiatan produksi dan operasi. Kegiatan produksi dan operasi merupakan kegiatan menciptakan barang dan jasa yang ditawarkan perusahaan kepada konsumen. Kegiatan ini dalam banyak perusahaan melibatkan bagian terbesar dari karyawan dan mencakup jumlah terbesar dari asset perusahaan. Oleh karena itu, kegiatan produksi dan operasi menjadi salah satu fungsi utama perusahaan. Melalui kegiatan produksi dan operasi segala sumber daya masukkan perusahaan diintegrasikan untuk menghasilkan keluaran yang memiliki nilai tambah. Produk yang dihasilkan dapat berupa barang jadi, barang setengah jadi dan jasa. Bagi orientasi pada laba, produk ini akan dijual untuk memperoleh keuntungan dan asi selanjutnya. sumber dana yang selanjutnya untuk digunakan pada kegiatan oper
Baku dalam hal ini adalah sebagai bagian dari aktifa yang meliputi bahan baku, ataupun barang setengah jadi yang akan mengalami suatu proses produksi. Pada prinsipnya persediaan bahan baku ditujukan untuk mempermudah atau memperlancar jalannya jalannya operasi perusahaan yang harus dilakukan secara berurutan dalam upaya memproduksi barang jadi atau produk.
Sesuai dengan tujuan semula yaitu melancarkan proses produksi yang efektif dan efisien ,maka perlu diperhatikan akan ketersediaan bahan baku ,dengan jumlah tidak terlalu besar ,sehingga biaya yang ditimbulkan relatif kecil. Tetapi uga tidak terlalu sedikit ,sehingga mengganggu jalannya proses produksi.. Karena itu diperlukan pengelolaan yang berorientasi mengurangi terjadinya resiko.
Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “ Pengaruh saluran distribusi terhadap volume penjualan di perusahaan Rokok BOMBER Kudus”


B. RUMUSAN MASALAH
Dengan urain latar belakang diatas maka dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut : "Apakah ada pengaruh saluran distribusi terhadap volume penjualan di perusahaan rokok BOMBER?"
C. TUJUAN PENELTIAN
Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh saluran distribusi terhadap volume penjualan yang terjadi di perusahaan rokok BOMBER Kudus.
D. MANFAAT PENELITIAN
Manfaat yang kami harapkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1) Secara teoritis, manfaat dari penelitian ini adalah untuk menambah wawasan serta pengetahuan yang selama ini telah kami dapat dari teori-teori yang sudah dipelajari dalam perkuliahan. Dan untuk mempraktikkan teori-teori yang selama ini telah kami pelejari selama kami kuliah di STAIN kudus.
2) Secara praktis, manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi, serta sebagai bahan pertimbangan bagi perusahaan rokok BOMBER dalam menentukan saluran distribusi.













BAB II
LANDASAN TEORI
A. DEFINISI SALURAN DISTRIBUSI
Saluran Distribusi adalah suatu jalur perantara pemasaran baik transportasi maupun penyimpanan suatu produk barang dan jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen. Saluran distibusi dipengaruhi faktor
Menurut Nitisemito (1993, p.102), Saluran Distribusi adalah lembaga-lembaga distributor atau lembaga-lembaga penyalur yang mempunyai kegiatan untuk menyalurkan atau menyampaikan barang-barang atau jasa-jasa dari produsen ke konsumen.
Menurut Warren J. Keegan (2003) Saluran Distribusi adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan barang tersebut dari produsen sampai ke konsumen atau pemakai industri.
Menurut Assauri (1990 : 3) Saluran distribusi merupakan lembaga-lembaga yang memasarkan produk, yang berupa barang atau jasa dari produsen ke konsumen.
Menurut Kotler (1991 : 279) Saluran distribusi adalah sekelompok perusahaan atau perseorangan yang memiliki hak pemilikan atas produk atau membantu memindahkan hak pemilikan produk atau jasa ketika akan dipindahkan dari produsen ke konsumen.
Fungsi utama saluran distribusi adalah menyalurkan barang dari produsen ke konsumen, maka perusahaan dalam melaksanakan dan menentukan saluran distribusi harus melakukan pertimbangan yang baik.
Faktor yang mendorong suatu perusahaan menggunakan distributor, adalah:
- Para produsen atau perusahaan kecil dengan sumber keuangan terbatas tidak mampu mengembangkan organisasi penjualan langsung.
- Para distributor nampaknya lebih efektif dalam penjualan partai besar karena skala operasi mereka dengan pengecer dan keahlian khususnya.
- Para pengusaha pabrik yang cukup model lebih senang menggunakan dana mereka untuk ekspansi daripada untuk melakukan kegiatan promosi.
- Pengecer yang menjual banyak sering lebih senang membeli macam-macam barang dari seorang grosir daripada membeli langsung dari masing-masing pabriknya.
B. DEFINISI VOLUME PENJUALAN
Volume penjualan adalah faktor yang mempengaruhi besarnya modal kerja maupun komponen – komponen modal kerja. Dari defenisi di atas dapat disimpulkan bahwa suatu perusahaan menanamkan sebagian dari dananya dalam modal kerja karena modal kerja diperlukan untuk menunjang kegiatan operasional yang bertumpuh pada penjualan.
Volume Penjualan memiliki arti penting yaitu besarnya kegiatan – kegiatan yang dilakukan secara efektif oleh penjualan untuk mendorong agar konsumen melakukan pembelian. Dan tujuan dari Volume penjualan ini adalah untuk memperkirakan besarnya keuntungan yang diterima dengan menjual produk kepada konsumen serta biaya yang sudah dikeluarkan.
Faktor – faktor yang mempengaruhi volume penjualan adalah saluran distribusi yang bertujuan untuk melihat peluang pasar apakah dapat memberikan laba yang maksimum.













BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A. JENIS PENELITIAN
Dalam penelitian ini, kami menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif, yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan atau mengolah data yang sifatnya diskriptif berupa transkipsi wawancara.

B. TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN
Penelitian ini dilakukan di perusahaan rokok Bomber yang beralamat di Kudus pada tanggal 1 Desember 2010.

C. POPULASI DAN SAMPEL
Dalam penelitian kali ini, kami tidak menggunakan populasi. Namun kami menggunakan teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan cara purpisive sampel, yakni pengambilan obyek didasarkan pada pertimbangan tertentu.

D. JENIS DAN SUMBER DATA
Jenis Data
Jenis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah data primer yaitu data yang diperoleh langsung di lapangan dan dari narasumbernya sendiri.

Sumber Data
Sumber data dalam penelitian ini merupakan dari data-data yang diperoleh langsung di lapangan dan dari wawancara langsung bersama pemilik perusahaan.

E. METODE PENGUMPULAN DATA
Metode Wawancara
Adalah proses memperoleh keterangan yang dilakukan oleh peneliti untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab secara langsung.
Metode Observasi
Adalah pengamatan dan pencatatan dari fenomena-fenomena yang telah diteliti. Metode ini digunakan untuk menemukan jawaban-jawaban atas permasalahan dengan mengamati target yang diteliti sehingga dapat menginterpretasikan kenyataan yang diperlukan dalam penelitian dengan pengamatan langsung.

F. ANALISIS SWOT
Dalam hal ini metode analisa SWOT dianggap sebagai metode analisa yang paling dasar, berfungsi untuk melihat suatu topik atau permasalahan dari 4 (empat) sisi yang berbeda. Hasil analisa berupa arahan/rekomendasi untuk mempertahankan kekuatan dan menambah keuntungan dari peluang yang ada, sambil mengurangi kekurangan dan menghidarai ncaman.
Sedangkan analisa tersebut dibagi atas empat komponen dasar yaitu :
S :Strength, adalah situasi atau kondisi yang merupakan kekuatan dari organisasi atau program pada saat itu.
W : Weakness, adalah situasi atau kondisi yang merupakan kelemahan dari organisasi atau program pada saat itu.
O : Opportunity, adalah situasi atau kondisi yang merupakan peluang diluar organisasi dan memberikan peluang bagi perkembangan organisasi/perusahaan mendatang.
T : Threat, adalah situasi yang berupa ancaman bagi organisasi yang berasal dari luar organisasi yang dapat mengancam eksistensi organisasi perusahaan tersebut di masa mendatang.








BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. GAMBARAN PERUSAHAAN
Berdasarkan penelitian yang kami lakukan di perusahaah rokok Bomber, kami dapat mengetahui proses pembuatan rokok tersebut, baik dengan mesin maupun yang manual. Usaha ini sudah hampir 15 tahun, tepatnya mulai 1995. Perusahaan ini memproduksi rokok, proses pembuatannya menggunakan mesin dan ada yang menggunakan tenaga manusia. Adapun cara mendapatkan bahan bakunya, yang berasal dari bahan daun tembakau dan daun cengkih adalah dari supliyer. Proses pembuatannya pun mulai dari penggilingan tembakau dan cengkih, lalu penglintingan, penyambungan filter atau filterisasi, packing dan selesai. Masing-masing proses tadi semuanya menggunakan mesin, terkecuali untuk produk kretek semuanya menggunakan tenaga kerja manusia.
Perharinya perusahaan itu mampu memproduksi 20.000 batang rokok. Mungkin skalanya belum begitu besar seperti perusahaan rokok lain. Seiring waktu berjalan dan pastinya lambat laun perusahaan ini akan mampu sperti perusahan rokok lainnya, tentunya dengan kesungguhan eksistensi dari perusahaan rokok tersebut.
B. PEMBAHASAN
Pada dasrnya telah kita ketahui pada pemaparan dihalaman depan, bahwasanya Saluran Distribusi adalah suatu jalur perantara pemasaran baik transportasi maupun penyimpanan suatu produk barang dan jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen. Saluran distibusi dipengaruhi factor. Faktor – fakator yang mempengaruhi saluran distribusi adalah pertimbangan pasar, pertimbangan barang, pertimbangan perusahaan, dan pertimbangan perantara.
Saluran distribusi memiliki peran penting bagi produsen yaitu untuk melakukan kegiatan penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen dimana penyaluran barang ini bisa secara langsung atau melalui perantara.
Fungsi utama saluran distribusi adalah menyalurkan barang dari produsen ke konsumen, maka perusahaan dalam melaksanakan dan menentukan saluran distribusi harus melakukan pertimbangan yang baik.
Adapun fungsi-fungsi saluran distribusi menurut Kotler (1997 : 531-532) adalah :
• Information, yaitu mengumpulkan informasi penting tentang konsumen dan pesaing untuk merencanakan dan membantu pertukaran.
• Promotion, yaitu pengembangan dan penyebaran komunikasi persuasif tentang produk yang ditawarkan.
• Negotiation, yaitu mencoba untuk menyepakati harga dan syarat-syarat lain, sehingga memungkinkan perpindahan hak pemilikan.
• Ordering, yaitu pihak distributor memesan barang kepada perusahaan.
• Payment, yaitu pembeli membayar tagihan kepada penjual melalui bank atau lembaga keuangan lainnya.
• Title, yaitu perpindahan kepemilikan barang dari suatu organisasi atau orang kepada organisasi / orang lain.
• Physical Possesion, yaitu mengangkut dan menyimpan barang-barang dari bahan mentah hingga barang jadi dan akhirnya sampai ke konsumen akhir.
• Financing, yaitu meminta dan memanfaatkan dana untuk biaya-biaya dalam pekerjaan saluran distribusi.
• Risk Taking, yaitu menanggung resiko sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan saluran distribusi.
C. KETERKAITAN DENGAN ANALISIS SWOT
• Kekuatan
Kegiatan produksi bisa berjalan dengan lancer karena sudah terpenuhinya dan terfasilitasi factor-faktor pproduksi untuk kegiatan produksi.
Karena kegiatan produksi ini dipengaruhi oleh saluran distribusi, maka produsen akan terus mengembangkan kreatifitasnya.
• Kelemahan
Bahan baku yang didatangkan bukan tembakau yang no.1 sehingga cita rasanya berbeda dengan produk lain.
• Peluang
Karena produk ini merupakan salah satu kebutuhan dari masyarakat, maka pasti banyak orang yang akan membutuhkannya.
Karena perokok aaktif lebih banyak kemungkinan produk ini akan diminati orang banyak.
• Ancaman
Adanya pesaing yang mampu memproduksi produk yang sama dengan cita rasa yang berbeda dan lebih nikmat.

BAB V
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dengan mengetahui pemaparan di atas maka dapat diambil suatu kesimpulan bahwa saluran distribusi berpengaruh terhadap volume penjualan. Dengan adanya saluran distribusi volume penjualan bisa lebih meningkat. Produksipun ikut meningkat Karena kebutuhan akan produk yang semakin tinggi.
Saluran distribusi berpengaruh besar terhadap volume penjualan, dengan begitu produsen tidak perlu susah dalam penjualan produk kepada konsumen secara langsung.
B. SARAN DAN REKOMENDASI
Mungkin perusahaan ini bisa terbilang perusahaan besar, jadi alangkah lebih baiknya mengembangkan sayapnya keproduk yang lain. Untuk menghasilkan produk yang lebih baik, hendaknya perusahaan mampu mendatangkan bahan baku dari kota yang lebih terkenal sebagai kota penghasil tembakau yang baik.











DAFTAR PUSTAKA
T. Hani Handoko, Dasar-Dasar Manajemen Produksi Dan Operasi, BFE Yogyakata, 1984.
Jay Heyzer dan Barry Render, Manajemen Operasi, Salemba Empat, Jakarta, 2005
http://belajarilmukomputerdaninternet.blogspot.com/2009/11/pengertian-volume-penjualan.html
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/11/saluran-distribusi-definisi-fungsi-dan.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar